Gereja Satu dan Kudus di Tengah Dunia yang Terpecah
(Sumber Gambar: Pinterest) Gereja Katolik dipahami sebagai persekutuan ilahi dan insani yang memiliki dua dimensi: yang kelihatan dan yang tidak kelihatan. Kata ciri mengacu pada tanda yang dapat kita lihat dan rasakan, sedangkan sifat menunjuk pada hakekat rohani yang hanya dapat ditangkap dengan iman. Keduanya tidak dapat dipisahkan karena Gereja lahir dari karya Yesus Kristus yang masuk ke dalam sejarah manusia, namun tetap menjadi misteri kehadiran Allah di dunia. Sejak zaman para rasul, para Bapa Gereja menegaskan bahwa Gereja adalah pertemuan antara karya Allah dan tanggapan manusia, sebuah realitas yang kudus namun sekaligus berakar dalam kehidupan sehari-hari umat beriman. Karena itu, memahami sifat dan ciri Gereja berarti menyingkap keindahan rencana Allah yang menyertai umat-Nya dari masa ke masa. Kitab Suci sendiri memberi dasar kuat bagi pemahaman ini. Surat Efesus 5:27 menyebut Gereja sebagai “mempersembahkan dirinya dalam kemuliaan tanpa cacat,” menggemakan tradisi Pe...