Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Mewartakan dengan Hati, Merayakan dengan Iman, Melayani dengan Kasih, dan Bersaksi dengan Hidup

Gambar
    (Sumber gambar: https://share.google/images/cExVeqODjdmbJc2oI) Gereja hadir bukan semata sebagai lembaga keagamaan, tetapi sebagai persekutuan umat Allah yang dipanggil untuk menjadi tanda dan sarana keselamatan bagi dunia. Sejak awal sejarah keselamatan, Allah berinisiatif mengasihi manusia dan memanggil mereka untuk hidup dalam persekutuan dengan-Nya. Melalui Yesus Kristus, Allah memperlihatkan kasih yang nyata kasih yang menyembuhkan, mengampuni, dan memulihkan. Gereja, yang lahir dari rahmat Paskah Kristus dan dijiwai oleh Roh Kudus, diutus untuk meneruskan karya keselamatan itu. Oleh karena itu, Gereja memiliki empat tugas utama yang menjadi poros dari seluruh kehidupannya, yakni Kerygma (pewartaan), Liturgia (perayaan iman), Diakonia (pelayanan kasih), dan Martyria (kesaksian iman) . Keempat tugas ini bukan berdiri sendiri-sendiri, melainkan saling terkait dan melengkapi, membentuk satu kesatuan misi Gereja di dunia. Tugas pertama Gereja adalah Kerygma , yaitu mewar...

Allah yang Tetap Berkarya: Menemukan Harapan di Tengah Krisis Bangsa Israel

Gambar
  (Sumber gambar:https://share.google/images/9fboL0eXbjnXjtv7b) Dalam perjalanan iman manusia, sering kali kita bertanya-tanya: di manakah Allah ketika kehidupan terasa sulit? Pertanyaan ini sejatinya juga dialami oleh bangsa Israel dalam sejarah panjang mereka. Namun, melalui kisah-kisah di Kitab Suci, kita menemukan satu kepastian: Allah tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Ia tetap berkarya walaupun hidup sering kali dilingkupi oleh penderitaan dan krisis. Dalam setiap peristiwa sejarah Israel, baik dalam kelimpahan maupun dalam pembuangan, Allah selalu hadir dan bekerja dengan cara yang kadang tidak terpahami, namun nyata dalam kasih dan penyelenggaraan-Nya. Kitab Suci Perjanjian Lama menjadi saksi bahwa perjalanan bangsa Israel adalah perjalanan iman yang penuh dinamika antara kehadiran dan ketersembunyian Allah. Kadang, mereka merasakan Allah begitu dekat menuntun, menolong, dan membebaskan. Namun, di waktu lain, Allah terasa jauh dan diam, seolah membiarkan penderitaan melan...

KOINONIA SEBAGAI SALAH SATU TUGAS GEREJA

Gambar
(Sumber Gambar: https://share.google/images/cXmP8QgpYZt1zst8d) KOINONIA SEBAGAI SALAH SATU TUGAS GEREJA   1. Pengertian Koinonia Secara etimologis, koinonia berasal dari bahasa Yunani κοινωνία ( koinōnía ) yang berarti bersekutu, berbagi, mengambil bagian bersama . Kisah Para Rasul 2:42 melukiskan persekutuan dalam jemaat perdana: ‘mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan.’ Tugas koinonia menyatakan keberadaan Gereja sebagai suatu persekutuan (Mariyanto, 2004: 101). Dalam perspektif biblis, koinonia diartikan sebagai paguyuban atau persekutuan (Kis 2: 41-42). Koinonia berarti sebuah paguyuban atau persekutuan dalam melaksanakan sabda Tuhan. Dalam terang sabda Tuhan inilah Gereja melaksanakan tugas koinonia untuk membangun relasi dengan orang lain sebagai persaudaraan yang berpusat pada Yesus Kristus.” (Yohanes & Cornelius, 2017: 92) “ Communio   atau Koinonia merupakan salah satu aspek kehidupan Gereja. Communio berasal dari kata L...